Sejarah

Kehadiran Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqah UNISIA (LAZIS UNISIA) adalah untuk menegakkan salah satu keagungan ajaran Islam, yaitu Zakat. Manfaat dan hikmah besar dibaliknya seolah tidak akan pernah habis untuk dikreasi dan disemai bagi kesejahteraan dan kemajuan umat Islam. Penegakan ajaran zakat di lingkungan Universitas Islam Indonesia diawali dari terobosan yang dilakukan oleh Rektor UII saat itu (2001), yaitu Prof. Zaini Dahlan, M.A., dengan langsung mengadakan gerakan UII berzakat dan berinfaq melalui SK Rektor UII Nomor 1724/Rek/30/BAU/XI/2001 tentang penunaian zakat profesi bagi dosen dan karyawan UII golongan tertentu, berupa pemotongan gaji untuk zakat dan infaq sebesar 2.5%. Pemotongan ini tidak lain untuk menanamkan rasa cinta untuk berderma bagi kalangan civitas akademika UII (Dosen dan Tenaga Kependidikan UII) serta memupuk kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan.

Tepat setelah keluarnya SK Rektor tersebut dibentuklah lembaga pengelola zakat yang diberi nama “LAZIS UII”. Lembaga tersebut bertugas untuk mengelola dana ZIS yang sudah terkumpul. Mulai dari pendistribusian, pengumpulan/fundraising dan pencatatan keuangan. Alhamdulillah, LAZIS UII pada tahun 2005 membuahkan hasil dengan dikukuhkannya LAZIS UII oleh Gubernur DIY melalui SK Gubernur DIY Nomor 37/KEP/2005 tertanggal 9 April 2005. Hal tersebut menunjukkan legalitas secara hokum bahwa LAZIS UII menjadi LAZ tingkat Propinsi DIY dan diakui oleh Pemerintah.

Pasca Pemerintah mengeluarkan UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat, membuka babak baru pengelolaan zakat di Indonesia dan mengharuskan pula seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang ada untuk melakukan legalitas ulang. Maka pada 20 Muharram 1436 H/13 November 2014, LAZIS UII yang sebelumnya berada dibawah Rektor UII diintegrasikan ke Yayasan Badan Wakaf UII. Pengintegrasian ini merupakan amanah UU dan merubah pula nama LAZIS UII menjadi “LAZIS YBW UII”.

Jalan berliku pengurusan legalitas kembali terulang dan mengharuskan LAZIS YBW UII berganti nama menjadi “LAZIS UNISIA” tepat pada tanggal 18 November 2019/21 Rabiul Awal 1441 H sesuai Keputusan PYBW UII Nomor 03/KPTS/XI/2019. Alhamdulillah proses tersebut akhirnya berbuah manis dengan terbitnya SK Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI Nomor 347 Tahun 2020 sehingga LAZIS UNISIA telah resmi sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) Propinsi DIY. Semoga dengan legalitas tersebut menambah kepercayaan dari para muzakki dan donator terhadap kinerja LAZIS UNISIA untuk terus berkembang Insha Allah menjadi LAZ Nasional.