23-06-2026 08:29:56

Sambut Muharram dengan Puasa Sunnah Tasua dan Asyura, Raih Keutamaan dan Keberkahan

Share        



Datangnya bulan Muharram menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh. Sebagai salah satu bulan yang dimuliakan Allah Swt., Muharram menyimpan banyak kesempatan untuk meningkatkan ketakwaan, salah satunya melalui pelaksanaan puasa sunnah Tasua dan Asyura.

Bagi Sahabat Lazis Unisia yang ingin mengamalkannya, berikut informasi yang perlu diketahui.

Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 1448 H

Mengacu pada kalender Hijriah tahun 1448 H, pelaksanaan puasa sunnah tersebut diperkirakan jatuh pada:

- Puasa Tasua (9 Muharram 1448 H): Rabu, 24 Juni 2026
- Puasa Asyura (10 Muharram 1448 H): Kamis, 25 Juni 2026

Meski demikian, penetapan tanggal Hijriah dapat mengikuti keputusan pemerintah atau otoritas yang berwenang sesuai hasil rukyat maupun hisab.

Mengapa Dianjurkan Berpuasa pada 9 dan 10 Muharram?

Puasa Asyura merupakan ibadah sunnah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw. Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa beliau berharap puasa Asyura menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah berlalu.

Adapun puasa Tasua pada tanggal 9 Muharram dianjurkan sebagai penyempurna sekaligus pembeda dari kebiasaan umat terdahulu yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram. Dengan melaksanakan keduanya, seorang Muslim tidak hanya mengikuti sunnah Nabi Muhammad saw., tetapi juga menunjukkan kecintaannya terhadap ajaran Islam.

Jika Tidak Bisa Tasua, Apakah Tetap Boleh Berpuasa Asyura?

Ya, tentu boleh. Para ulama menjelaskan bahwa berpuasa pada tanggal 10 Muharram saja tetap memiliki keutamaan yang besar. Namun, apabila mampu, menggabungkan puasa Tasua dan Asyura menjadi pilihan yang lebih utama.

Bahkan, sebagian ulama menganjurkan menambah puasa pada tanggal 11 Muharram sebagai bentuk penyempurnaan pelaksanaan sunnah.

Niat Puasa Tasua

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوعَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma Tāsū‘ā sunnatan lillāhi ta‘ālā.

Artinya:

"Aku berniat puasa sunnah Tasua karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Asyura

Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma ‘Āsyūrā sunnatan lillāhi ta‘ālā.

Artinya:

"Aku berniat puasa sunnah Asyura karena Allah Ta'ala."

Jadikan Muharram sebagai Awal yang Lebih Baik

Selain berpuasa, bulan Muharram juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak sedekah, memperbanyak membaca Al-Qur'an, berzikir, mempererat silaturahmi, dan membantu sesama yang membutuhkan.

Semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan waktu dalam kalender Islam, tetapi juga sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.

Mari sambut Muharram dengan hati yang lebih bersih, ibadah yang lebih baik, dan kepedulian yang lebih besar kepada sesama. Semoga Allah SWT menerima setiap amal kebaikan yang kita lakukan dan melimpahkan keberkahan di tahun Hijriah ini.

Sahabat Lazis Unisia, jangan lewatkan kesempatan meraih pahala di bulan yang mulia ini. Selain menjaga semangat beribadah melalui puasa sunnah Tasua dan Asyura, mari wujudkan kepedulian dengan berbagi kepada mereka yang membutuhkan agar manfaat kebaikan dapat dirasakan lebih luas.



Berita Serupa