Yogyakarta (Lazis Unisia) – Lazis Unisia Yayasan Badan Wakaf UII melalui Program Galang Madrasah kembali menyelenggarakan Pelatihan Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas pengelolaan madrasah binaan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi kepala madrasah dalam membangun jejaring, mengembangkan strategi penghimpunan dana (fundraising), serta mendorong peran aktif masyarakat dalam mendukung kemajuan lembaga pendidikan Islam.
Kegiatan dilaksanakan pada Senin (27/7/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Ruang R. Ahmad Kahar Mudzakkir Center (R.AKMC), YBW UII. Pelatihan diikuti oleh kepala madrasah dari lima MI binaan Lazis Unisia, yaitu MI Tahfidz Al Fatimiyah Bantul, MI Abdul Barri Bantul, MI Al Anwar Bantul, MI Washatiyah Gunungkidul, dan MI Ma'arif Giriloyo Bantul. Hadir sebagai narasumber, Ibu Siti Mubasiroh, S.Pd., M.Pd., yang membagikan pengalaman dan wawasan mengenai pengembangan kelembagaan madrasah.
Dalam penyampaian materinya, peserta memperoleh pembekalan mengenai strategi membangun jaringan kemitraan yang produktif, teknik fundraising yang efektif, serta pentingnya melibatkan masyarakat dalam mendukung keberlangsungan dan pengembangan program madrasah. Berbagai contoh praktik baik turut disampaikan sebagai inspirasi bagi para kepala madrasah untuk diterapkan di lingkungan masing-masing.
Ibu Siti Mubasiroh, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa pelatihan kepala madrasah ini merupakan program pembinaan yang dilaksanakan secara rutin, yaitu satu kali setiap bulan selama enam kali pertemuan. Melalui pelatihan yang berkesinambungan tersebut, diharapkan para kepala madrasah mampu meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperluas jejaring, serta menghadirkan inovasi dalam pengelolaan lembaga pendidikan.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbagi pengalaman, menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi di madrasah masing-masing, serta berdiskusi mengenai strategi yang dapat diterapkan untuk memperkuat kemandirian lembaga.
Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Lazis Unisia dalam mendampingi madrasah binaan agar tidak hanya berkembang dari sisi sarana dan prasarana, tetapi juga memiliki sumber daya manusia yang unggul dalam pengelolaan lembaga. Penguatan kapasitas kepala madrasah diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di masing-masing madrasah binaan.
Melalui Program Galang Madrasah, Lazis Unisia terus menghadirkan berbagai program pendampingan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan Islam. Dengan kolaborasi yang erat antara madrasah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan madrasah binaan semakin mandiri, berdaya saing, serta mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi generasi penerus bangsa.